Kapal Speed Boat Patroli Sebagai Armada Pertahanan Di Indonesia

Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi ini sangat sadar tentang pentingnya membangun armada pertahanan di Indonesia agar Indonesia aman dari berbagai ancaman dan serangan. Salah satu armada pertahanan yang Jokowi ingin tingkatkan adalah dengan menambah armada pertahanan dan menambah fasilitasnya.
Salah satunya adalah memberikan kapal speed boat patroli untuk pertahanan Indonesia. Lantas, seperti apa kapal speed boat patroli yang sebenarnya diinginkan oleh presiden Jokowi? Disini kami akan berikan ulasan lengkapnya untuk Anda!
Kapal Speed Boat Patroli yang Diinginkan oleh Indonesia
Penjagaan maritim ingin diperkuat oleh presiden Joko Widodo. Salah satu caranya adalah dengan menambah kapal patroli. Jadi ketika berkunjung ke Indo Defence 2014 Expo & Forum, Jokowi tampaknya sangat tertarik terhadap kapal patroli anti peluru yang diproduksi di Indonesia tersebut.
Acara tersebut dikunjungi oleh Jokowi pada hari Jumat 2014  dan tampak sejumlah alat sistem pertahanan disana. PT Bay Industrial Indonesia juga sempat dikunjungi boothnya oleh presiden karena ia merasa tertarik pada kapal speed boat patroli anti peluru.
Kapal patroli tersebut dibuat dari bahan berupa polymer composite dan dapat memuat sampai dengan sebanyak 26 penumpang. Kemudian tambahan keunggulan dari kapal ini adalah bisa menikung ketika sedang melaju dengan kecepatan yang tinggi.
Air Rigid Bullet Proof Boat diperkirakan dapat melaju dengan membawa kecepatan sampai dengan 40 hingga 80 knot. Berdasarkan informasi dari Lee, speed boat ini sudah digunakan oleh Kopassus. Hanya saja yang disayangkan kapal ini masih terbilang cukup tinggi yaitu lebih dari 3 miliar untuk 1 unitnya.
Disebutkan bahwa jika Indonesia masih tertinggal soal dunia perkapalan, Jerman sudah menawarkan diri untuk menjadi agen dalam mempromosikan kapal patroli ini. Sementara kapal ini sudah digunakan oleh negara tetangga seperti halnya Filiphina, Malaysia, Arab dan Dubai untuk patroli mereka.
Sebelumnya Jokowi menyatakan bahwa akan menambah kapal – kapal patroli demi menjaga kedaulatan NKRI. Hal ini juga penting untuk upaya mengendalikan kapal – kapal ilegal yang seringkali mencuri ikan di perairan negeri Indonesia tercinta.